Coats Industrial

Daftar Coats.com

Denim Wash

Isi Dark jeans folded

Pendahuluan
Rekomendasi Benang untuk Denim
Pencelupan Indigo
Pencucian Denim - Proses
Pra-penanganan
Berbagai Jenis Pencucian Denim
Parameter Proses Umum
Pewarnaan dan Pencelupan
Pelembutan
Pencucian Denim yang Modis Lainnya
Pengaruh Pemudaran terhadap Berbagai Jenis Benang Jahit

Hubungi kami tentang Benang untuk Denim


Pendahuluan

Sejak ditemukannya "blue jeans" pada tahun 1870-an sebagai baju kerja untuk para penambang dan koboi, baju ikonik ini telah berkembang menjadi baju santai yang dikenal di seluruh dunia saat ini. Dirancang dalam berbagai jenis agar sesuai dengan berbagai selera dan fashion. Bagian penting dari daya tarik mereka adalah tampilan lusuhnya, yang terlihat tua dan usang, tapi tetap utuh dan fungsional. Proses pencucian meningkatkan sifat luntur dari baju jeans denim celup indigo dan di samping itu dengan mengubah jenis pencucian, berbagai tampilan fashion dapat dicapai.

Dalam buletin teknis ini kami akan menjelaskan bagaimana baju denim diproses basah dan menyoroti parameter terkait yang harus dikendalikan dalam produksi denim dan proses pencucian berikutnya.

Proses "pemudaran" dan "paska pembuatan" lainnya yang diterapkan pada baju denim itu sangatlah banyak dan bervariasi. Seringkali tujuannya adalah untuk memberi tekanan pada baju agar terlihat tua dan usang. Proses penekanan ini memberi baju ini daya tarik "fashion" dan juga melembutkan kain yang dinyatakan kasar. Proses "paska pembuatan" ini dapat berdampak buruk pada benang jahit oleh karena itu jahitannya, jika tidak berhati-hati dalam pemilihan dan aplikasi mereka. Setelah pencucian / paska proses, tingkat perbaikan dapat sangat tinggi dengan penerapan pencucian yang keras dan tingkat perbaikan 40% tidaklah jarang ditemui.

Kami menyoroti berbagai macam benang jahit Coats yang telah dirancang khusus untuk mengatasi kerasnya proses pengolahan basah denim yang juga dapat menambahkan elemen fashion mereka sendiri melalui warna-warna kontras dan aplikasi dekoratif lainnya. Misalnya, benang corespun seperti Coats Epic dan Dual Duty menawarkan kinerja penjahitan yang serba baik dikarenakan susunan mereka dan pelumasan yang diformulasikan khusus. Inti filamennya yang sangat tangguh menyediakan ketangguhan untuk sebagian besar aplikasi yang paling berat sekalipun. Lapisan katun dari Dual Duty memungkinkan warnanya memudar mengikuti kain sementara lapisan poliester dari Epic lebih mempertahankan warna aslinya.

Rekomendasi Benang untuk Denim

MerekGambarKeterangan
Dual Duty Logo
Dual Duty thread
Coats Dual Duty menawarkan karakteristik pencucian yang sangat baik sehingga ideal untuk jeans.
Dual Duty Rugged Logo
Dual Duty Rugged - Demin Jeans
Coats Dual Duty Rugged dicelup menggunakan zat warna yang dipilih secara khusus yang mampu mengatasi sebagian besar aplikasi pencucian yang menggunakan pemutih (natrium hiperklorit dan kalsium hiperklorit). Hal ini membuat Coats Dual Duty Rugged ideal untuk produksi baju denim.
Dual Duty Multicolour Logo
Dual Duty Multicolour
Tersedia dalam berbagai jenis ukuran global Coats Dual Duty, terutama dalam ukuran tex yang berat, memberikan tampilan yang unik untuk topstitching atau untuk penjahitan rincian saku.
Dual Duty True Indigo Logo
Dual Duty True Indigo - Demin Jeans
Coats Dual Duty True Indigo dikembangkan untuk menanggapi permintaan pelanggan tentang benang jahit yang akan mencapai efek pudak yang mirip dengan yang ada pada kain denim setelah proses pencucian populer seperti pembilasan, pencucian dengan batu menengah, pencucian dengan batu ganda dan pencucian dengan pemutih.
Epic Logo
Epic- thread cones
Coats Epic adalah benang jahit corespun yang direkayasa untuk memenuhi berbagai macam aplikasi.
Epic Rugged Logo
Epic Rugged thread
Coats Epic Ruggerd diproduksi dalam berbagai pilihan warna untuk denim, menggunakan zat warna yang khusus dipilih yang sanggup menahan perubahan warna saat diberi pemutih yang digunakan dalam proses pemudaran denim.
Epic Multicolour Logo
Epic Multicolour
Coats Epic Multicolor adalah benang corespun space dyed berkinerja tinggi untuk penjahitan multi-warna.

Rekomendasi Bordir untuk Denim

MerekGambarKeterangan
Sylko Logo
Sylko
Coats Sylko adalah benang poliester trilobal untuk bordir mesin.
Sylko Metallic Logo
Sylko Metallic
Coats Sylko Metallic adalah benang komposit rekayasa tinggi untuk bordir mesin.
Brio Metallic Logo
Brio Metallic
Karena penyusunan jalinan yang unik dan tampilan jahitan yang menarik Brio Metallic dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi, termasuk jahitan dekoratif dalam operasi jahit yang sangat berat pada jeans dan produk kulit.
Epic Metallic Logo
Epic Metallic
Karena kekuatan tinggi dan keuntungan besarnya Coats Epic Metallic sangat sesuai untuk jahitan dekoratif pada berbagai jenis baju denim.

Jeans - ClosePencelupan Indigo

Karena pencelupan indigo tidak larut di alam, ia dicelup dalam kondisi pencelupan khusus. Pencelupan terjadi melalui proses fermentasi dengan memecah molekul zat warna menjadi zat-zat yang lebih sederhana. Dalam tahap ini, ia larut dalam larutan dan benang kain menjadi dicelup. Pada tahap selanjutnya, saat ia mengalami oksidasi melalui paparan dengan udara, warna biru indigo yang indah, dalam dan kaya akan terbentuk.

Proses pencelupan yang rumit inilah yang membuat pencucian denim begitu menantang dan rumit.

Pencucian Denim - Proses

Proses pencucian menanamkan efek-efek berikut ini pada baju denim:

  • Tampilan / perubahan warna
  • Pelembutan
  • Stabilitas dimensi
  • Penanganan yang berbeda

Tingkat dari efek-efek di atas tergantung pada kondisi pengolahan seperti waktu, suhu, liquor ratio dari kemasan pencucian dan bahan kimia yang digunakan.

Langkah-Langkah dalam Proses Pencucian Denim

Pencucian denim adalah proses yang berurutan, yang terdiri dari banyak langkah. Beberapa langkah utama yang dibahas di sini adalah:

  1. Pra-penanganan
  2. Pencucian
  3. Pewarnaan dan Pencelupan
  4. Pelembutan

Pra-penanganan

Proses ini adalah bagian pertama dan yang paling penting dari pencucian denim, yang meliputi:

  1. Membersihkan kotoran
  2. Menghilangkan kanji
  3. Mengurangi resiko kekusutan

1. Membersihkan kotoran

Kotoran dari tahap-tahap produksi kain atau baju dapat berbahan dasar minyak atau bahan kimia. Mereka dapat menyebabkan masalah selama tahap pencucian setelahnya, sehingga harus dibersihkan.

2. Menghilangkan kanji

Selama tahap ini, kanji yang digunakan selama proses tenunan dibersihkan agar sesuai untuk proses lebih lanjut.

3. Mengurangi resiko kekusutan

Obat anti kusut digunakan untuk menghindari kekusutan yang dapat terjadi karena parameter mesin seperti kecepatan putaran, reaksi kimia, produksi kain dan penyimpanan.

Berbagai Jenis Pencucian Denim

Setelah pra-penanganan, baju denim dapat mengalami berbagai jenis pencucian. Beberapa jenis pencucian yang umum digunakan adalah:

  1. Pencucian Batu
  2. Pencucian Asam
  3. Pencucian Bilas
  4. Pencucian Enzim
  5. Pencucian Pemutih

Stone Wash Jeans1. Pencucian Batu

Inilah proses paling umum dan dasar untuk menghasilkan tampilan pudar pada baju denim. Menjelang akhir tahun tujuh puluhan, batu apung dianggap dapat mempercepat proses penuaan pada baju denim celup indigo.

Komponen Pencucian

Batu yang digunakan secara luas saat ini adalah batu apung, yang memiliki banyak pori-pori. Pori-pori ini memiliki tepi yang sangat tajam, yang dapat menghasilkan tingkat abrasi yang sangat tinggi.

Proses

Proses pencucian dengan batu pada umumnya adalah sebagai berikut:

Stone wash process

Tingkat memudarnya warna dan perubahan dari baju sangat tergantung pada rasio berat batu dengan berat kain, yang dapat bervariasi dari 0,5:1 hingga 3:1. Selama proses penanganan, lapisan paling luar dari benang celup indigo sebagian terpisah dan sebagian dari serat dalam, yang tidak tercelup, akan naik ke permukaan. Permukaan akan terasa lebih lembut melalui proses mekanis dengan batu apung.

Tingkat dari efek pemudaran tergantung pada beberapa faktor - ukuran batu, rasio batu, liquor ratio, durasi penanganan, beban garmen, dll.

Ukuran

Ukuran diamater batu apung yang tersedia untuk pencucian dengan batu berkisar dari 1 cm hingga 7 cm. Batu apung, dengan diameter sekitar 2 hingga 3 cm, digunakan untuk kualitas denim yang lebih halus. Ukuran diameter umum yang digunakan untuk kualitas denim normal adalah 3 hingga 6 cm.

Varian

Jenis pencucian yang berbeda seperti pencucian dengan ampelas, golf ball wash, pencucian mikro, pencucian dengan ampelas mikro - yang adalah jenis dari pencucian batu - yang mengacu pada penggunaan batu apung berukuran sangat kecil.

Peralatan

Mesin cuci tabung digunakan untuk pencucian dengan batu. Kapasitas mesin cuci tabung dapat mencapai 200 kg. Beberapa mesin ini dilengkapi dengan fasilitas memiringkan untuk mengosongkan baju yang telah dicuci.

Efek Mencuci Dengan Batu

  • Dalam kondisi normal (rasio kain-batu pada 1:2), memudarnya warna tidak tergantung pada rasio kain-batu.
  • Batu-batu yang lebih kecil memberikan efek memudar yang sedikit lebih baik, tapi hal ini akan mengurangi kontras warna karena abrasi lebih seragam.
  • Efek memudar meningkat seiring dengan waktu pencucian dengan batu. Namun, peningkatan efek menjadi tidak signifikan jika waktu pencucian melebihi 90 menit.

Acid Wash Jeans2. Pencucian Asam (Moon Wash)

Pencucian dengan asam atau ice washing biasanya dilakukan dengan menggulingkan kering baju dengan batu apung yang telah direndam dalam larutan asam, sehingga pemutihan lokal akan menghasilkan warna biru tajam yang tidak seragam / warna kontras putih pada baju.

Komponen Pencucian

Batu apung yang telah direndam dalam natrium hipoklorit (5 hingga 10%) atau kalium permanganat (3 hingga 6%).

Proses

Proses pencucian dengan asam pada umumnya adalah sebagai berikut:

Acid wash process

Proses ini melibatkan perendaman batu apung dalam jaring atau kain jala dalam larutan kalium permanganat selama setidaknya satu atau dua jam lalu menguras kelebihan larutan. Hasil penanganan ini adalah efek pemutihan yang sangat kuat di bagian-bagian yang terangkat sedangkan bagian bawah tetap gelap. Pemilihan natrium hipoklorit atau kalium permanganat tergantung pada zat warna dan efek yang diperlukan.

Kelemahan

Pencucian dengan asam atau moon washing adalah proses pemutihan yang membosankan dan kotor, karena mangan dioksida terbentuk dari kalium permanganat yang harus dibuang dari celana panjang setelah proses. Proses pemutihan dengan hipoklorit itu cepat, efisien dan murah, tapi juga memiliki sejumlah kelemahan. Proses ini relatif sulit untuk dikendalikan karena sulit untuk mendapatkan tingkat pemutihan yang sama secara berulang-ulang.

Selain itu, hipoklorit adalah bahan kimia keras yang dapat merusak selulosa, yang mengakibatkan hilangnya kekuatan, retakan dan lubang kecil yang parah pada jahitan dan saku. Karena hipoklorit adalah bahan kimia berbahaya, tindakan pencegahan harus dipertimbangkan saat menggunakannya di lantai produksi.

Rinse Wash Jeans3. Pencucian Bilas atau Mill Wash

Tujuan dari pencucian bilas adalah menjaga tampilan kain segelap mungkin. Denim dibersihkan dari kanji menurut lebarnya dalam mesin cuci terbuka lebar dan pewarnanya tidak luntur.

Varian

Salah satu jenis pencucian bilas adalah membersihkan kanji dari celana panjang siap pakai dalam mesin cuci tabung. Kelemahan dari proses ini adalah hasil tahan luntur gosokan yang sangat rendah.


4. Pencucian Enzim

Karena denim terbuat dari katun, ia juga mengandung selulosa. Selulase dapat digunakan untuk memberi denim tampilan usang. Enzim telah membuka kemungkinan baru dalam memberi denim sentuhan akhir dengan meningkatkan berbagai pilihan yang ada. Misalnya, saat ini sudah sangat memungkinkan untuk memudarkan denim dalam berbagai tingkat tanpa mengalami resiko merusak garmen. Selulase adalah enzim yang sering dipakai dalam pencucian dengan enzim. Seperti namanya, ia mengurai selulosa.

Komponen Pencucian

Enzim adalah protein molekul yang mempercepat reaksi biokimia dalam kurun waktu singkat. Enzim yang paling umum digunakan dalam industri tekstil adalah alfa-amilase, protease, katalase dan selulase.

Enzim multi-komponen adalah selulase yang diperkenalkan oleh para produsen terkemuka yang mengandung berbagai selulase berbeda yang mempengaruhi bagian-bagian yang berbeda dari selulase.

Enzim mono komponen hanya memiliki satu komponen, dan sangat tepat dalam aksi mereka. Berbagai produk Denimax termasuk dalam kategori ini.

Keuntungan Selulase (Pencucian Enzim) dari Batu Apung (Pencucian Batu)

Aplikasi selulase yang paling banyak digunakan (selulase netral dan asam) adalah penggantian batu apung dalam proses 'pencucian batu' untuk menghasilkan tampilan usang pada baju denim. Beberapa keuntungan dari pencucian dengan enzim adalah:

  • Penggunaan selulase daripada batu apung mencegah kerusakan oleh abrasi pada mesin cuci dan garmen, menghilangkan kebutuhan pembuangan batu-batu yang telah digunakan, dan meningkatkan kualitas air limbah.
  • Beban garmen mungkin juga akan meningkat sebesar 50% sejak batu tidak lagi ditambahkan. Tergantung pada efek sentuhan akhir yang dibutuhkan, campuran selulase dan batu apung dapat digunakan, yang akan menyebabkan serat permukaan melemah dan kemudian dibuang ketika diaplikasikan pada kain hingga abrasi kain atau kain hingga abrasi batu selama proses pencucian. Suhu dan pH yang digunakan harus spesifik terhadap jenis selulase yang digunakan. Untuk pencucian batu secara enzimatik, selulase asam dan selulase netral tersedia.
  • Sementara batu apung sangat efektif pada permukaan serat, selulase juga bereaksi di dalam serat.

Proses

Proses pencucian dengan enzim pada umumnya adalah sebagai berikut:

Enzyme wash process

Selulase Asam: Enzim-enzim ini diterapkan pada nilai pH asam 4,5 hingga 5,5 pada 50 - 60ºC. Pada awal penanganan enzimatik efek negatif pada kekuatan tarikan dapat diamati. Penerapan selulase asam memperkuat masalah 'backstaining'. Backstaining adalah hasil dari pengotoran benang pakan dan pocket lining oleh zat warna indigo yang terpisah.

Selulase Netral: Selulase netral digunakan dalam pencucian denim. Ia diterapkan pada nilai pH 6 hingga 7 pada suhu 50 to 60ºC. Dibandingkan dengan selulase asam, selulase netral memiliki efek negatif terhadap kekuatan tarikan. Untuk meningkatkan abrasi permukaan, jumlah yang lebih tinggi diperlukan dalam kasus selulase netral.

Dosis enzim dari 2 hingga 4 gram per liter biasanya cukup. Secara umum, warna produk pencucian dengan enzim lebih seragam, terutama jika batu tidak digunakan. Karena selulase hanya bersifat reaktif pada selulosa, kotoran apapun lainnya harus dibuang sebelum penanganan dengan selulase.

Selulase netral masih lebih banyak digunakan dalam pencucian denim daripada selulase asam. Alasannya adalah karena kecenderungan pewarna indigo untuk mengendap kembali pada permukaan serat jauh lebih tinggi dalam medium asam daripada dalam medium netral.

Parameter Proses Pencucian dengan Enzim

  • Pada enzim netral, kinerja terbaik dihasilkan pada pH 6 - 7.
  • Hasil yang memuaskan dapat diperoleh jika dosis enzim berada pada kisaran 0,5 - 2,0 g/l selulase.

Selulase netral masih lebih banyak digunakan dalam pencucian denim daripada selulase asam. Alasannya adalah karena kecenderungan pewarna indigo untuk mengendap kembali pada permukaan serat jauh lebih tinggi dalam medium asam daripada dalam medium netral.

Light jeans front5. Pencucian Pemutih

Pada pencucian dengan pemutih, obat pemutih oksidatif yang kuat ditambahkan selama proses pencucian, dengan atau tanpa batu apung. Tujuan dari pemutihan adalah untuk menghilangkan warna biru tua dengan menghancurkan molekul warna indigo dengan bahan kimia pemutih oksidatif.

Komponen Pencucian

Natrium hipoklorit umumnya digunakan sebagai obat pencuci. Hingga kini, 'Pemutih Klorin' adalah obat pemutih yang paling efektif untuk indigo karena seluruh warna dapat dihasilkan darinya.

Kelemahan

Kelemahan dari metode pemutihan adalah fakta bahwa serat menjadi rusak dan timbulnya emisi air limbah yang tercemar.

Proses pencucian dengan pemutih pada umumnya adalah sebagai berikut:

Bleach wash process

Varian

Metode-metode yang kurang berbahaya secara ekologis seperti laccasa, potasium permanganat, potasium persulfat, natrium kaustik, peroksida telah dicoba. Namun, mereka tidak bisa dibandingkan dengan pemutih klorin jika efek dan tampilan yang diperhatikan. Metode 'White Bleach' adalah variasi dari pemutih yang normal dimana, pemutih klorin diterapkan dua hingga tiga kali satu demi satu pada penerapan pencucian yang berbeda.

Pemutihan dengan hipoklorit

  • Dosis Optimum: 40 g/l jika menggunakan hipoklorit dengan 12% klorin yang tersedia. Peningkatan dosis hipoklorit secara efektif meningkatkan pemudaran warna hingga batasan tertentu.
  • pH: Pada 7 atau lebih rendah, tingkat pemutihan sedikit cepat yang dapat menimbulkan kesulitan dalam mengendalikan warna. Disarankan bahwa pencucian dengan pemutih harus sedikit bersifat alkali dengan menambahkan soda abu pada pH 9-10 sehingga efek pemutihan dapat secara efektif dipantau pada saat proses pemutihan.
  • Pemutih Klorin: 15 ml (150 g/l klorin aktif)
  • Suhu: 50 - 60ºC. Suhu yang lebih tinggi meningkatkan aksi pemutihan dan pemudaran warna. Tapi untuk suhu di atas 70ºC, efeknya akan sama.
  • Waktu: 15 menit
  • Pembilasan: dingin

Deklorinasi

Setelah setiap pemutihan dengan klorin, klorin yang tersisa harus dihilangkan melalui proses deklorinasi dengan natrium bisulfit. Deklorinasi juga dapat dilakukan dengan hidrogen peroksida daripada natrium bisulfit.

  • Natrium bisulfit: 3 g/l
  • Suhu: 40-50ºC
  • Liquor Ratio: 1:5
  • Waktu: 10 menit
  • Pembilasan: hangat atau dingin

Common Process Parameters

Penghilangan Kanji

Baju denim yang terbuat dari indigo atau slashed-dye sulfur akan memiliki ukuran yang mudah larut dalam air dan tidak larut di alam.

Ukuran berbasis pati adalah yang paling sering digunakan. Metode-metode yang digunakan untuk menghilangkan kanji adalah pencucian dengan obat alkali, obat asam, bahan kimia oksidatif dan dengan amilase enzimatik.

Metode yang paling efektif dan disukai adalah penghilangan kanji enzimatik menggunakan amilase. Parameter umumnya adalah sebagai berikut:

  • Amilase: 1 - 2 g/l
  • pH: 6 - 7
  • Suhu: 60 - 70ºC
  • Waktu: 15 mins
  • Liquor Ratio: 1:6 to 1:8
  • Pembilasan: cold

Catatan: Penambahan deterjen mempercepat proses pembasahan.

Pewarnaan dan Pencelupan

Setelah pencucian, baju diwarnai atau dicelup. Pewarnaan digunakan untuk mengubah corak atau sifat warna indigo. Ia memberi garmen denim tampilan usang atau lawas. Proses ini memakan waktu dari 5 hingga 15 menit, dan diikuti penguat untuk zat warna dan pembersihan pewarna dangkal.

Perbandingan Berbagai Jenis Pewarna

Jenis PewarnaHargaPilihan WarnaSiklus WaktuEfek Proses
Pewarna LangsungEkonomisKisaran Warna yang LuasSiklus PendekKemudahan Aplikasi
Pewarna ReaktifMahalKisaran Warna yang LuasSiklus PanjangPemakaian Air Tinggi
Pewarna PigmenEfisien HargaTerbatas untuk Warna KusamSiklus Pendek hingga PanjangKontaminasi Mesin, tapi sulit untuk mendapatkan konsistensi, terasa kasar di tangan

Pelembutan

Karena denim adalah kain yang berat, ia butuh dilembutkan. Masalah utama yang dihadapi selama proses ini adalah penguningan, yang adalah perubahan warna atau pudarnya warna putih. Seluruh organik polimer (seperti katun) cenderung menguning. Kain celup indigo, khususnya, sangat rentan untuk menguning.

Penyebab: Sulit untuk ditentukan penyebab pasti dari efek menguning. Di antara banyak penyebab adalah paparan terhadap cahaya, kotoran, suhu proses yang salah, atau kombinasi dari semuanya.

Mengurangi resiko menguning: Sangat mustahil untuk menghilangkan efek menguning.

Namun, hal itu dapat diminimalkan dengan menjaga hal-hal berikut ini:

  • Memastikan residu pemutihan dan netralisasi pemutih sangat diminimalkan atau dihilangkan.
  • Meminimalkan back staining.
  • Menghindari penggunaan bahan kimia yang menyebabkan efek menguning.
  • Menghindari membiarkan baju dalam kondisi basah lebih lama dari yang diperlukan.
  • Mengendalikan kondisi pengeringan dan penjemuran.

Pencucian Denim yang Modis Lainnya

Overdyed: Celana panjang yang mengalami pencucian batu diwarnai untuk menciptakan berbagai warna dan efek.

Dirusak: Celapa panjang sebagian dihancurkan. Hal ini dapat dilakukan dengan pemutih klorin yang sangat agresif atau dengan variasi penembakan Amerika pada celana panjang dengan peluru. Sebagai bagian dari bukti, sebagian produsen jeans menyediakan selongsong peluru kosong di dalam saku celana.

Digosok: Permukaan celana panjang digosok dengan sikat dalam proses ini, untuk efek kulit suede dan tampilan berbulu sebagian.

Efek Pemudaran pada berbagai Jenis Benang Jahit

Proses Pencucian KritisBenang Poliester SpunBenang Corespun
Pencucian dengan pemutih - pencucian ringan dengan natrium hipokloritPemudaran warna minor. Beberapa warna abu-abu dapat berubah sepenuhnya di bawah kondisi pencucian yang tidak stabil.Tidak ada perubahan warna dalam lapisan katun vat dyed.
Pencucian dengan pemutih - pemutih kuat dengan kalsium hipokloritSebagian besar warna pencelupan yang menyebar memudar sepenuhnya di bawah kondisi pemutih yang kuat.Tidak terpengaruh dalam banyak kasus. Pemudaran ringan yang diamati dalam warna gelap yang dipilih di bawah pemutih yang kuat.
Pencucian dengan batu apungJahitan akan melemah sebesar 5%. Beberapa tingkat abrasi jahitan pada ikat pinggang dan saku. Benang looper mengalami abrasi pada tingkat yang terlihat jelas lebih tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan jahitan.Kekuatan tinggi inti filamen poliester memberikan perlindungan lengkap terhadap jahitan melawan abrasi. Tampilan jahitan yang sangat baik.
Pencucian enzim dengan batu apungAbrasi jahitan yang parah pada jahitan ikat pinggang, kaki belakang, back york dan jahitan bottom line. Tampilan jahitan yang buruk. 30% kemungkinan total kerusakan jahitan pada titik-titik tekanan.Kekuatan jahitan dan tampilan jahitan tetap utuh. Lapisan katun vat dyed mempertahankan warna di bawah kondisi normal.